Intisarinews.co.id–Dalam hadis riwayat Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah, para malaikat, dan seluruh penghuni langit dan bumi, hingga semut dalam sarangnya dan ikan-ikan di lautan, benar-benar mendoakan kebaikan bagi orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.” (HR. Tirmidzi).
Betapa mulia derajat seorang pengajar. Ia bukan sekadar penyalur ilmu, tetapi penyebar cahaya kebenaran, pembangun peradaban, dan penanam akhlak mulia di sanubari generasi penerus.
Kita patut bersyukur dan berbangga hati menyaksikan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yang baru saja menyelenggarakan kegiatan Penyerahan Aneka Tunjangan dan Silaturahmi bagi seluruh insan pendidikan, disertai Pemberian Penghargaan Apresiasi GTK 2025.(jum’at 19Desember 2025) di Gedung Serba Guna Taman Keanekaragaman Hayati Kabupaten Mesuji.
Acara yang dihadiri dan diserahkan langsung oleh Bupati Mesuji ini bukan sekadar seremoni administratif. Ini adalah isyarat kasih sayang negara terhadap para penjaga ilmu, bentuk nyata bahwa pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran mereka dihargai, dilihat, dan dipedulikan.
Mari kita renungkan sejenak. Seorang guru bukan hanya bertugas dari pagi hingga siang di kelas. Ia adalah psikolog bagi murid yang bermasalah, orang tua pengganti bagi anak yang kurang kasih sayang, motivator bagi siswa yang putus asa, dan bahkan sering menjadi penyambung harapan bagi keluarga di tengah keterbatasan. Demikian pula dengan pengawas sekolah, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan lainnya; mereka adalah “tali-tali tak tampak” yang menyangga kokohnya tiang pendidikan kita.
Dalam perspektif Islam, apa yang dilakukan Pemkab Mesuji ini sejalan dengan prinsip al-‘adl (keadilan) dan al-ihsan (berbuat baik). Memberikan hak secara layak kepada mereka yang berjasa adalah wujud keadilan. Memberikan apresiasi melebihi yang diwajibkan adalah bentuk ihsan, yang akan melahirkan rasa cinta, loyalitas, dan energi baru untuk berbuat lebih baik.
Kegiatan ini juga mengingatkan kita akan pentingnya silaturahmi – menyambung tali persaudaraan. Dalam Islam, silaturahmi tidak hanya memperpanjang umur dan melapangkan rezeki, tetapi juga menguatkan barisan, menyatukan visi, dan membangun kekuatan kolektif untuk mencapai tujuan mulia: mencerdaskan kehidupan bangsa dengan landasan iman dan takwa.
Maka, kepada seluruh insan pendidikan di Kabupaten Mesuji, terimalah apresiasi ini bukan hanya sebagai tunjangan materi, tetapi sebagai penguat semangat, pengingat akan amanah besar yang diemban, dan bukti bahwa peran kalian adalah investasi terpenting untuk masa depan Mesuji yang lebih cerdas, berkarakter, dan bermartabat.
Kepada pemerintah dan segenap pemangku kepentingan, mari kita jadikan momen ini sebagai awal dari komitmen berkelanjutan. Pendidikan yang berkualitas butuh guru yang sejahtera, bahagia, dan dihargai. Perlindungan, peningkatan kompetensi, dan perhatian terhadap kesejahteraan mereka harus menjadi prioritas yang tak pernah padam.
Semoga ikhtiar baik ini menjadi amal jariyah yang terus mengalirkan pahala. Dan semoga para guru, pengawas, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan kita senantiasa diberi kekuatan untuk menjadi murabbi sejati – pendidik yang tidak hanya mengajar, tetapi juga meneladankan kebaikan, menyentuh hati, dan menuntun anak-anak kita menjadi manusia yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan dunia.
Allahu a’lam bisshawab. (“)
![]()
